Asuransi Pendidikan


Asuransi pendidikan semakin hari semakin penting  terutama kepastian ekonomi yang semakin tak menentu saat ini. Salah satu tabungan yang paling mahal adalah pendidikan buat anak-anak terutama suatu saat orang tua mereka sudah tidak ada lagi. Orang-tua yang menyiapkan asuransi pendidikan adalah sadar dengan kebutuhan bagi pendidikan anak-anak mereka. Mereka sadar dana untuk pendidikan semakin hari semakin besar sehingga mereka mempersiapkan di awal ketika anak-anak mereka mau sekolah.
Orang-tua yang bijaksana sudah mempersiapkan perencanaan keuangan untuk anak-anak mereka sejak mereka lahir.

Salah satunya adalah mencari asuransi pendidikan anak terbaik buat anak-anak anda. Hal ini anda dapat melalui brosur atau brousing di internet. Selain itu anda dapat menanyakan langsung kepada teman atau keluarga yang lebih dahulu menjadi nasabah asuransi pendidikan. Tentu hal ini dengan mudah bagi anda untuk menentukan asuransi pendidikan yang terbaik untuk putra-putri anda.

Menentukan kriteria perusaan asuransi pendidikan anak terbaik cukup sulit, karena perusahaan asuransi selalu mengklaim bahwa merekalah yang terbaik dan setiap perusahaan asuransi bersaing dengan ketat pada masing-masing produk yang mereka jual, sehingga nyaris tidak ada perbedaaan jika perusahaan asuransi tersebut sudah besar. Hal yang terpenting buat anda adalah berapa jumlah premi yang akan anda bayarkan yang sesuai dengan kemampuan anda dengan tidak mengganggu kebutuhan anda sehari-hari, kemudian proses klaim yang cepat ketika waktunya tiba untuk mengambil dana pada perusahaan asuransi pendidikan anak terbaik yang telah anda pilih tersebut.

Dalam jurnal asuransi atau berita di koran sering juga diumumkan perusahaan asuransi yang terbaik menurut kategori masing-masing termasuk perusahaan asuransi pendidikan anak terbaik. Contoh lain seperti berdasarkan jumlah aset yang mereka miliki, reasuransi terbaik, pertumbuhan investasi, underwriting tertinggi dan sebagainya.

Setelah anda menentukan pilihan perusahaan asuransi pendidikan  anak terbaik sebaiknya konsultasi sebelum menandatangangi perjanjian baca seluruh detail perjanjian tersebut. Agent asuransi sering melewatkan hal-hal yang penting sehingga sering terjadi salah pengertian antara nasabah dengan perusahaan asuransi.

Untuk mempersiapkan dana pendidikan anak-anak beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

Pertama, Orang tua harus tahu pendidikan yang diingankan yang sesuai dengan kemampuan mereka sehingga dengan pasti sekolah mana yang akan dituju. Anda tidak bisa memaksakan kehendak anda kepada si anak yang jauh dari standard kemampuan anak anda.

Kedua, Dengan mengetahui sekolah yang akan dituju sehingga dapat menghitung biaya yang akan dibutuhkan si anak. Anda dapat mengumpulkan semua informasi biaya yang dibutuhkan seperti biaya sekolah, buku, juga biaya hidup di tempat mana anak sekolah.

Ketiga, Anda juga harus memperhitungkan tingkat inflasi mulai dari sekarang sampai anak mulai sekolah apalagi anak mencapai perguruan tinggi. Anda dapat memperkirakan dengan tingkat inflasi sekarang walau cara perhitungan masih kasar. Jika tingkat inflasi sekarang sekitar empat maka dalam perhitungan anda dapat memperkirakan seperti lima atau enam persen.

Keempat, Bersamaan dengan tingkat inflasi adalah suku bunga pada saat itu yang merupakan refleksi inflasi pada saat itu. Tingkat suku bunga akan mewakili adalah inflasi dan suku bunga riil.

Kelima, Anda sudah dapat menghitung semua jumlah yang dibutuhkan seperti yang disebutkan satu sampai empat. Dengan demikian anda dapat memperkirakan jumlah tabungan yang akan dibuat, berapa pengeluaran yang akan anda keluarkan setiap bulannya.

Anda dapat mempersiapkan semua itu melalui asuransi pendidikan. Anda dapat memperkirakan tabungan yang akan anda peroleh pada saat anak anda memasuki sekolah dan berapa premi yang harus anda bayarkan kepada perusahaan asuransi. Perlu anda sadari bahwa selain anda berasuransi anda juga telah melakukan investasi. Jelas bahwa premi asuransi berguna apabila pada suatu saat anda tidak mampu lagi untuk membayar investasi hipotek. Hal ini dapat saja terjadi apabila anda tidak mampu lagi bekerja atau meninggal dunia.

Jelas bahwa dengan anda mengambil asuransi pendidikan anda akan melakukan penghematan untuk kebutuhan rumah tangga anda akan semakin besar, dengan harapan anda tidak perlu lagi terlalu pusing dengan investasi pada saat anak anda memasuki sekolah. Dengan demikian anda telah mentransfer resiko pada masa depan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan sehingga anak-anak anda terus dapat melanjutkan pendidikan mereka.
Keluarga harus mempersiapkan untuk mengantisipasi resiko pada masa depan terutama pendidikan anak-anak anda dengan memperhatikan dengan cara seksama dengan mengambil asuransi pendidikan.

Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan anak merupakan suatu program perlindungan biaya pendidikan bagi masa depan anak dan keluarga. Dengan menerapkan asuransi pendidikan anak, maka dana pendidikan anak kita akan terjamin, jika dilakukan perhitungan dengan tepat. Biaya pendidikan setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini jarang orang tua yang menyadari kenaikan tersebut.
Sebagai orang tua yang sayang terhadap masa depan anaknya, bekerja keras tanpa mengenal lelah untuk memenuhi dana pendidikan anak sampai jenjang perguruan tinggi. Hal ini dilakukan untuk memberi jaminan kehidupan yang lebih baik untuk anak yang kita cintai.
Tapi. Apakah mungkin ?
Dengan penghasilan yang kenaikannya hanya 4-6 %/tahun, sementara biaya pendidikan kenaikannya sebesar 10-30 %/tahun.
Untuk kasus seperti ini, kita harus menyiapkan dana pendidikan anak saat usia anak masih dini dan berinvestasi di instrument yang tepat.
Mari kita belajar menghitung berapa biaya pendidikan anak dari Tk sampai perguruan tinggi.
Taman kanak-kanak
Misalkan si kecil saat ini berusia 2 tahun. Dan akan masuk taman kanak-kanak saat berusia 5 tahun. Maka 3 tahun mendatang si anak memasuki TK.
Rata-rata biaya pendidikan TK sampai selesai sebesar Rp 20 juta (tergantung kualitas TK). Maka biaya yang diperlukan 3 tahun (dengan kenaikan 15 %/tahun) mendatang sebesar Rp 30 juta (bisa menggunakan calculator financial).
Untuk itu dana yang harus ditabung setiap bulannya sebesar Rp 30 juta/3 tahun: Rp 10 juta/tahun atau Rp 830.000/bulan.
Sekolah dasar
Sikecil saat ini berusia 2 tahun dan memasuki sekolah dasar saat berusia 7 tahun. Rata-rata pengeluaran pendidikan sekolah dasar sekolah negeri hanya buku dan keperluan transportasi. Untuk sekolah swasta rata-rata memerlukan biaya sekolah dasar sampai selesai ( kelas 1-6) sebesar Rp30 juta.
Maka biaya yang diperlukan 5 tahun (dengan kenaikan 15 %/tahun) mendatang sebesar Rp 60 juta (bisa menggunakan calculator financial).
Untuk itu dana yang harus ditabung setiap bulannya sebesar Rp 60 juta/5 tahun: Rp 12 juta/tahun atau Rp 1 juta/bulan.
Sekolah Menengah Pertama
Sikecil saat ini berusia 2 tahun dan memasuki sekolah menengah pertama saat berusia 13 tahun. Rata-rata pengeluaran pendidikan sekolah menengah pertama sekolah negeri hanya buku dan keperluan transportasi. Untuk sekolah swasta rata-rata memerlukan biaya sekolah menengah pertama sampai selesai ( kelas 1-3) sebesar Rp20 juta.
Maka biaya yang diperlukan 11 tahun (dengan kenaikan 15 %/tahun) mendatang sebesar Rp 93 juta (bisa menggunakan calculator financial).
Untuk itu dana yang harus ditabung setiap bulannya sebesar Rp 93 juta/11 tahun: Rp 8.4 juta/tahun atau Rp 700.000/bulan.
Sekolah Menengah Utama
Sikecil saat ini berusia 2 tahun dan memasuki sekolah menengah utama saat berusia 16 tahun. Rata-rata pengeluaran pendidikan sekolah menengah umum sekolah negeri hanya buku dan keperluan transportasi. Untuk sekolah swasta rata-rata memerlukan biaya sekolah menengah umum sampai selesai ( kelas 1-3) sebesar Rp50 juta.
Maka biaya yang diperlukan 14 tahun (dengan kenaikan 15 %/tahun) mendatang sebesar Rp353 juta (bisa menggunakan calculator financial).
Untuk itu dana yang harus ditabung setiap bulannya sebesar Rp 353 juta/14tahun: Rp 25 juta/tahun atau Rp 2.1 juta/bulan.
Perguruan Tinggi
Sikecil saat ini berusia 2 tahun dan memasuki sekolah menengah utama saat berusia 19 tahun. Rata-rata pengeluaran biaya kuliah swasta sampai selesai         ( tahun 1-4) sebesar Rp 120 juta. Biaya ini tergantung jurusan yang diambil dan perguruan tinggi yang diambil.
Maka biaya yang diperlukan 17 tahun (dengan kenaikan 20 %/tahun) mendatang sebesar Rp 2.6 Milyar (bisa menggunakan calculator financial).
Untuk itu dana yang harus ditabung setiap bulannya sebesar Rp 2.6 Milyar/17 tahun: Rp 153 juta/tahun atau Rp 13 juta/bulan.
Untuk biaya perhitungan diatas dari masuk pendidikan sampai selesai pendidikan.
Biaya tesebut sangat tinggi jika anda menggunakan BANK sebagai instrument untuk menyiapkan dana pendidikan anak, seperti yang kita ketahui bahwa bunga bank hanya 1.5 %/tahun. Sementara kenaikan biaya pendidikan mencapai 15 %/tahun.
Dan cara terbaik untuk mewujudkan itu semua dengan asuransi pendidikan anak, selain investasi yang tinggi (mencapai 15 %/tahun) terdapat fasilitas perlindungan untuk orang tua.
Pendidikan merupakan Investasi Jangka panjang, oleh karena itu perlunya kita menyesuaikan kebutuhan jangka panjang tersebut dengan memulainya asuransi pendidikan.

Tips tips memilih Sekolah atau Perguruan Tinggi
  1. Reputasi Sekolah atau Perguruan Tinggi serta para lulusannya,
  2. Kurikulum Belajar yang dimilikinya,
  3. Reputasi Guru atau Dosen Para Pengajar,
  4. Kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki Sekolah atau Perguruan Tinggi tersebut,
  5. Keamanan lingkungan Sekolah atau Perguruan Tinggi
  6. Kegiatan Ekstrakulikuler atau kegiatan Mahasiswa lainnya.